
Pada suatu pagi yang cerah, tiga pemuda itu menyapa seorang gadis cantik di seberang tempat kost mereka. Sang gadis sedang menikmati segelas kopi. “Pagi Dona....,” sapa mereka kepada sang gadis. Tak lama kemudian, sang gadis pun tersenyum sebaga

i tanda balasan sapaan ketiga pemuda tadi. Ketika tersenyum..... berubahlah raut wajah ketiga pemuda itu lantaran melihat senyum sang gadis yang dihiasi bubuk kopi.
Anda tentunya masih ingat dengan iklan tersebut. Tidak hanya sapaan, “Pagi Dona....” Yang patut diingat pula adalah sosok sang gadis cantik yang senyumannya membekas di memori Anda. Kini ‘Dona’ bukan lagi si gadis yang sedang menyeruput kopi dalam salah satu iklan kopi. ‘Dona’ yang sekarang lebih dikenal sebagai Olla Ramlan, salah satu selebriti yang memiliki bisnis cemerlang. Penggemarnya tidak hanya menyaksikan Olla di layar kaca televisi. Olla juga memiliki penggemar yang menyukai harumnya parfum yang ia produksi.
Berawal dari dunia model, Olla mulai masuk ke dunia entertainment/ hiburan. Ketika masih menyandang status lajang, ia sempat ber-akting di beberapa sinetron. Tahun 2003, ia menikah dengan Alex Tian. Pada suatu ketika, sang suami melontarkan ide, “bagaimana kalau kamu membuat fine fragrance kualitas internasional?” Alex mengusulkan ide tersebut lantaran saat itu banyak fine fragrance bertaraf internasional yang mengenakan nama artis yang mengeluarkan produk tersebut. Sebut saja, Sarah Jesica Parker, Jenifer Lopez, Sean John, Britney Spears, dll.
Menanggapi ide tersebut, Olla langsung menanggapi, “Why not?” Maka mulailah Olla dan Alex berburu informasi tentang bagaimana memproduksi fine fragrance. Mereka terbantu dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan oleh keluarga Alex yang berdomisili di Eropa. “Tanpa terasa, waktu setahun pun berlalu untuk bermula dari ide, membuat konsep, mencari wewangian yang pas yang mewakili karakter saya tapi juga dapat disukai oleh pasar di Indonesia, khususnya kaum wanita,” jawab Olla ketika diwawancarai via email.
Artikel selengkapnya dapat Anda temukan di Majalah EXCELLENT pada edisi 5, Juli 2010.


Pagi itu di sebuah ruangan ibadah berisi lebih kurang 30 muda mu…Read more
Jadilah Seorang Pembujuk yang Tidak Me…Read more
Petang itu dalam sebuah meeting yang …Read more
Ketika saya mulai mempelajari tentang manajemen waktu beberapa t…Read more