
Wajah adalah bagian yang tidak terpisahkan dari seseorang. Tidak hanya nama. Wajah juga menandakan sesuatu yang ada di dalam diri seseorang. Sesuatu itu adalah identitas yang tersembunyi. Identitas seseorang muncul dari tempat di mana ia lahi

r dan bertumbuh-kembang, atau dunia yang sedang ia hidupi.
“Saya punya banyak wajah,” kata Handito Joewono pagi itu di kantornya. Wajah yang dimilikinya tampil dalam rupa kemeja batik yang ia gunakan saat itu di ruang kantor Arrbey di bilangan Permata Hijau. Batik menunjukkan wajah kedaerahan, tempat asalnya. Sedang kantor Arrbey menjadi tanda wajah dunia bisnis yang ia geluti selama ini.
“Saya ini orang Jombang,” lanjut Handito. Itulah dirinya sebagai warga masyarakat. “Sedang dari sisi pekerjaan, saya menjadi bagian tidak terpisahkan dari Arrbey. Yang saya dengar dari orang-orang, mereka bilang saya ini pakar strategi bisnis dan pemasaran,” jelas Handito. Kedua wajah tersebut menjadi pintu masuk bagi terkuaknya segala keprihatinan, perhatian Handito terhadap isu-isu tentang ke-Indonesia-an.
Artikel selengkapnya dapat Anda temukan di Majalah EXCELLENT pada edisi 5, Juli 2010.


Pagi itu di sebuah ruangan ibadah berisi lebih kurang 30 muda mu…Read more
Jadilah Seorang Pembujuk yang Tidak Me…Read more
Petang itu dalam sebuah meeting yang …Read more
Ketika saya mulai mempelajari tentang manajemen waktu beberapa t…Read more