
Dalam suatu kesempatan ketika rekan saya menanyakan kepada teman-temannya, “Apakah Anda sudah mempunyai business plan untuk bisnisnya?” Salah satu temannya dengan bangga menjawab, “Buat apa business plan membuat kita pusing

kepala? Buang buang waktu saja. Yang penting ada profit dan berkembang terus bisnisnya.” Tetapi teman lainnya ada yang tidak setuju dengan pendapatnya dan berkata, “Tidak setuju. Kita harus punya business plan di dalam bisnis kita. Bisnis bukan coba-coba. Bisnis harus dilakukan dengan benar dan terarah karena business plan adalah kompas bisnisnya, memperjelas ke mana bisnis berada dan akan dituju.”
Jadi Apakah Business Plan itu?
Business plana dalah cetak biru (blue print) perusahaan, yang berisikan perencanaan perusahaan tertulis atas ringkasan tujuan perusahaan dan kegiatan usaha serta keuangan perusahaan yang memuat rincian atas rencana kegiatan dan anggaran perusahaan yang menunjukan bagaimana tujuan-tujuan perusahaan direalisasikan atau dicapai.
Karena business plan berisikan rincian atas proyeksi dan forkas keuangan tentang kinerja perusahaan dan rencana pemasaran, maka business plan ini sangatlah dipercaya dan diandalkan yang berguna sebagai alat perencanaan stategis perusahaan.
Membuat sebuah business plan sangatlah memakan waktu dan melelahkan, tetapi ini sangat penting. Dengan adanya business plan ini bisnis Anda menjadi bertahan pada tahap permulaan bisnis Anda. Bila Anda sekarang tidak atau belum mempunyai business plan, Anda harus membuatnya karena dengan adanya business plan, Anda dapat memperjelas di mana bisnis Anda berada dan ke mana bisnis Anda dituju.
Mengapa Anda Perlu Menyusun Business Plan?
Berikut adalah lima alasan mengapa Anda harus menulis business plan:
Menyusun sebuah business plan adalah cara terbaik untuk menguji apakah sejak memulai bisnis itu adalah layak atau tidak. Business plan adalah jaring pengaman Anda. Dengan membuat business plan, Anda dapat menghemat banyak waktu dan uang Anda. Bila Anda bekerja melalui business plan, akan tampak bahwa ide rencana bisnis Anda bisa atau tidak dipertahankan.
Banyak ide atau rencana bisnis Anda untuk memulai bisnis dibuang atau tidak dipakai pada tahap analisa pemasaran atau analisa kompetitif karena tidak layak. Hal ini memberikan alternatif kepada Anda untuk beralih ke ide lain (dan ide baru yang lebih baik).
Membuat sebuah business plan akan memastikan bahwa Anda memperhatikan tujuan-tujuan bisnis Anda, baik operasional maupun keuangan dari bisnis Anda serta rinciannya, seperti anggaran dan perencanaan pemasaran. Melalui proses menyusunan business plan Anda akan membuat bisnis Anda pada tahap awal menjadi mulus dan lebih sedikit masalah, kemudian akhirnya bisnis Anda menjadi mapan.
Artikel selengkapnya dapat Anda temukan di majalah EXCELLENT, edisi 04, Juni 2010.


Pagi itu di sebuah ruangan ibadah berisi lebih kurang 30 muda mu…Read more
Jadilah Seorang Pembujuk yang Tidak Me…Read more
Petang itu dalam sebuah meeting yang …Read more
Ketika saya mulai mempelajari tentang manajemen waktu beberapa t…Read more