
“There's no such thing as a free lunch.”
Ini adalah pepatah yang sangat terkenal yang mengingatkan kita bahwa tidak ada yang gratis dalam dunia ini. Dalam sistim ekonomi kapitalis, semua aspek dalam hidup kita dapa

t ditukar nilainya dengan uang. Misalnya waktu dikompensasi menjadi tarif per jam, bahkan nyawa sekalipun dapat diganti sebesar uang pertanggungan dalam polis asuransi jiwa. Jika semua hal baik yang tangible maupun yang intangible dapat dikompensasi dalam uang, percayakah Anda dengan pepatah tersebut bahwa dalam dunia kapitalis tidak ada yang gratis?
Dalam artikel ini saya akan menunjukkan bahwa ternyata banyak bisnis yang memberikan layanan gratis pada pelanggannya berhasil mencetak uang terbesar, seperti Yahoo dan Google. Dengan memberikan layanan gratis, saham kedua perusahaan ini berhasil masuk dalam S&P 500*. Ini adalah salah satu paradoks bisnis di zaman post modern.
Mental “Beli Sekarang atau Tidak”
Umumnya pemilik bisnis masih mencoba untuk mendapatkan uang sebanyak mungkin dari setiap pelanggan dalam transaksi pertama. Mereka mengharapkan calon pelanggan membaca iklan mereka, merespon iklan, menelepon mereka dan membeli produk mereka. Mental “beli sekarang atau tidak” sudah tidak berlaku lagi di zaman post modern, di mana melalui internet setiap orang dapat memperoleh berbagai informasi, jasa dan produk yang gratis atau hampir gratis.
Model Bisnis GRATIS
Sudah saatnya bagi Anda untuk mulai memanfaatkan kekuatan model bisnis GRATIS juga. Model bisnis ini bukan saja berlaku di dunia maya (on line), tetapi juga di dalam dunia nyata.
Cara kerjanya adalah sebagai berikut:
Dengan demikian model bisnis GRATIS ini akan menenuhi tujuan bisnis kita yaitu “to keep and create customer.”
Artikel selengkapnya dapat Anda temukan di majalah EXCELLENT, no. 04, edisi Juni 2010.


Pagi itu di sebuah ruangan ibadah berisi lebih kurang 30 muda mu…Read more
Jadilah Seorang Pembujuk yang Tidak Me…Read more
Petang itu dalam sebuah meeting yang …Read more
Ketika saya mulai mempelajari tentang manajemen waktu beberapa t…Read more