
Bagi kalangan pebis nis, professional dan manajemen, banyaknya pekerjaan namun minimnya wak tu rupakan persoalan klasik yang sulit dipecahkan. Bila sudah seperti ini, efeknya cukup mengejutkan. Emosi, stress, kurang tidur, fisik dan rohani terganggu hingga terabaikannya
waktu bersama k

eluarga. Ironisnya lagi, bisa membahayakan kelangsungan hidup manusia itu sendiri.
BANYAK PEKERJAAN, MINIM WAKTU
Tuntutan atas pencapaian target perusahaan dalam mewujudkan kesuksesan, legitimasi serta identitas perusahaan tanpa sadar telah memasung para professional, pelaku usaha maupun owner perusahaan untuk bekerja keras. Begitu pun sebaliknya. Dikala perusahaan mulai berada dititik nadir, para pelaku usaha ini dituntut mampu mengembalikan reputasi nama besar
perusahaan. Akibatnya rangkap jabatan dan pekerjaanpun harus dilakukan. Tujuannya hanya satu. Bagaimana untuk lebih meningkatkan perusahaan. Ataupun tetap mempertahankan roda perusahan agar terus berputar dan bersaing dengan kompetitor lain.
AHLI MANAJEMEN WAKTU
Menyiasati problema klasik ini, pelaku usaha atau owner maupun professional, harus membuat keputusan mampu memanajemen waktu. Seperti tetapkan prioritas yang jelas pada pekerjaan setiap hari, sebelum memulai pekerjaan. Kemudian disiplinkan diri untuk memulai tugas tugas terpenting dan kerjakan sampai selesai. Ini akan segera meringankan stress.
Setelah itu, coba dengan membaca buku, mendengarkan music/radio. Lakukan latihan ini setiap hari. Jika berhasil, tentu tidak akan kewalahan lagi menghadapi kelebihan pekerjaan meski, meski waktu yang tersedia hanya sedikit. Tepai perlu dicatat, jangan kita merasa bahwa sudah mengetahui semua apa yang kita perlu ketahui.
JANGAN PERNAH BERHENTI BELAJAR
Kemudian, jangan pernah berhenti belajar menyiasati waktu untuk keseluruhan kegiatan usaha. Terutama kepada lembaga-lembaga yang menyelenggarakan seminar manajemen . Tetap belajar untuk semua yang perlu ketahui dalam mendapatkan hal terbaik dari diri sendiri saat melakukan pekerjaan lewat cara paling efisien.
KUNCI DALAM MANAJEMEN WAKTU:
Mempelajari manajemen waktu ada dua kunci diperlukan:
1.Kemampuan Penetapan Prioritas
2.Kemampuan Berkonsentrasi Penuh dan Tinggi
Karena kita tidak memiliki cukup waktu melakukan sesuatu untuk dilakukan, maka kita harus terus menerus menetapkan prioritas. Sedangkan pada pada aktivitas perlunya dilakukan pertanyaan berulang-ulang. Tujuannya, mengingatkan terus menerus, apa yang paling berharga untuk waktu yang saya gunakan sekarang?
Pertanyaan membuat kita tetap pada jalur jam demi jam.
Bahkan dari satu pertanyaan lainnya ke daftar strategi manajemen waktu. Persoalannya adalah, banyak dari kita, cenderung dan tergoda dihadapkan pada penyelesaian masalah dengan kategori
besar atau kecil. Mayoritas lebih memilih menyelesaikan permasalahan kecil. Sementara yang besar dan penting menjadi urutan berikutnya. Padahal, kondisi ini sangat berharga dalam
penggunaan waktu.
Disiplin diri dalam mengorganisasikan pekerjaan, fokus pada tugas bernilai tertinggi merupakan titik awal memperoleh waktu menurunkan tingkat stress.
Sumber: Article Brian Tracy


Pagi itu di sebuah ruangan ibadah berisi lebih kurang 30 muda mu…Read more
Jadilah Seorang Pembujuk yang Tidak Me…Read more
Petang itu dalam sebuah meeting yang …Read more
Ketika saya mulai mempelajari tentang manajemen waktu beberapa t…Read more