Highlight

AYO BRANDING !

 

Adalah suatu kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi seorang marketerapabila mendapati produk yang dengan segala jerih payah dipromosikannya ternyata mampu dikenali dan bahkan sangat diminati oleh khalayak konsumennya. Apalagi kemudian produknya menjadi &

AYO BRANDING !

ldquo;pioneer” di kalangan barang sejenis. Selain menimbulkan minat dari produsen lain untuk turut pula mencicipi keuntungan bermain di lahan yang sama, image yang dihasilkan seolah melekat dengan brand yang dihasilkan oleh produk tersebut. Contohnya, ketika kita haus dan ingin membeli air dalam kemasan, terkadang secara tidak sadar kita menyebutnya dengan brand dari satu produk tertentu, atau demikian juga sebaliknya, apabila disebutkan satu merek dagang tertentu, bentuk fisik produknya langsung terbayangkan.

Upaya agar bisa mencapai situasi seperti di atas, tidak terlepas dari satu proses kegiatan yang dinamakan “pencitraan” atau kerap disebut pula dengan istilah “BRANDING”. Dimana kegiatan ini meliputi pencarian satu nama unik sesuai dengan produk yang akan dijual, sekaligus juga melekatkan image-nya ke benak konsumen, dan ini biasanya dibantu dengan melakukan kampanye promosi,baik berupa Above The Line (beriklan di media massa) ataupun Below The Line (melakukan press conference/ seminar / pameran / aktifitas CSR / dll.) dengan tentunya telah memiliki tema secara konsisten. Tujuan brandingsudah pasti adalah membangun dan menginformasikan keberadaan satu produk yang sejatinya bisa menarik dan mengikat kesetiaan konsumen sehingga mendongkrak penjualan semaksimal mungkin.

Kemudian banyak diantara pemilik bisnis tidak mau bersusah payah membuat satu produk yang bermerek baru, yang otomatis membutuhkan satu kegiatan pencitraan.Bagi mereka itu hanya terkesan akan menghabiskan waktu dan uang saja, Makatidak aneh apabila mereka lebih memilih untuk membeli satu merek yang sudah “jadi” alias “well known” di pasaran.Mereka bisa langsung menjual dan mendapatkan keuntungan. Bisa dilihat dengan semaraknya bisniswaralaba(franchise)sekarang ini atau bisa juga dengan membeli / menggunakan hak paten yang sudah ada, misalnya lazim dilakukan dalam dunia publishing, karena mereka menyadari betapa sulitnya mendapatkan kepercayaan dari para advertisers untuk bisa beriklan di satu majalah baru yang belum  punya nama.

 

Artikel selengkapnya dapat ditemukan di EXCELLENT BUSINESS MAGZ edisi 21 – Desember 2011 – Januari 2012.

Meiga L. Mulyaman

Artikel Lainnya

artikel

Nukegraphic - Web Design and Development
Focal Point Coaching
PAULISTA SHOES
MIS
AJ Bakery
www.elliessutrisna.com
Blomst
Wealthy Billionaire
Excellent Learning Center
PROLINK
Video Art Indonesia
HOTLINER
HDP
HOP HOP
Twitter EXCELLENT BUSINESS MAGZ
Facebook EXCELLENT BUSINESS MAGZ
HDO
Scanie
Buku KOMPILASI
Prima Graphia
EXCELLENT BUSINESS MAGZAvailable Space