
Perjalanan hidup dan bisnisDr. BRA Mooryati Soedibyo, salah seorang tokoh wanita yang berada di balik kesuksesan PT. Mustika Ratu, Tbk. Bermula sebagai salah seorang yang terlahir dan tumbuh di lingkungan Keraton Solo, Mooryati Soedibyo memiliki segala yang dip

erlukan sebagai seorang pebisnis tangguh di bidang jamu dan kosmetika.
“Jiwa saya masih teringat akan apa yang diajarkan eyang saya dahulutentang ramu-ramuan jamu dan kosmetik tradisional,”demikian Mooryati Soedibyo mengawali perbicangan bersama Majalah Bisnis Excellent.
Dengan segala pengetahuan tentang tradisi dan budaya Jawa yang ia kuasai, ia pun mulai mendokumentasikan pengetahuan-pengetahuan tersebut dalam bentuk buku. Buku pertamanya adalah “Seni Ngadi Saliro dan Ngadi Busono” (1978).Kemudian ia menulis “Alam Sumber Kesehatan” di tahun 1998yang menurutnya adalah sebuah ensiklopedia jamu-jamuan. Tahun 2000, Mooryati Soedibyo membuat buku berjudul “Pengantin Indonesia”.Tiga tahun sesudahnya, ia kembali menulis buku tentang busana keraton yang diterbitkan dalam versi bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, yaitu“Busana Keraton Surakarta Hadiningrat”. Bukuterakhir yang ia tulis adalah“Transforming Woman’sVoices”, sebuah buku yang bercerita tentang pengalamannya selama 5 tahun sebagai anggota lembaga legislatif.
“Buku – buku itu berdasarkankeinginan saya. Kalau saya hanya mengajarkan saja, nanti bisa hilang atau lupa.Tapi kalau itu semua ditulis dalam bentuk buku, maka generasi-generasi penerus kita bisa mengetahui dengan membacanya,” ujarnya.
Kini, ia lebih aktif di organisasi-organisasi yang berfokus kepada kesejahteraan sosial. Tiga tahun belakangan ini, Mooryati menjadi salah seorang pembicara di dalamThink Tank dari World Entreprenuership Forum yang bertempat di Paris. Di sana, semua political entreprenuership,business entreprenuershipdan social entrepreneurship diundang untuk memberi masukan/pemikiranagar di negaranya masing-masing bisa bersama dengan pemerintahnya bersama-sama mengembangkan entreprenuership. Selain itu, Mooryati juga dipercaya sebagai Wakil Ketua untuk Pemberdayaan Perempuan diDewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS).
Ada sebuah adagium dalam tradisi Jawa yang merumuskan visi dan misi Mooryati, yaitu ‘mangayu hayuningbawono,kemuning sinatriyo, kemuning tedak ing amoro topo, mustikaratu.’Mooryati menjelaskan, “Mahayuning bawono itu artinya tiap orang make the new & better world,baik secaraenvironmentally, humanresources, ekonomi, ekologi.Itu semua artinya adalahmasyarakat. Itulah isidari“bawono.” Dari adagium tersebut, menurut Mooryati, frase ‘Mustika Ratu’ menjadi frase yang bisa mewakili isi dari adagium tersebut. Maka tidaklah mengherankan jika ia menggunakan nama ‘Mustika Ratu’ sebagai visi dan misinya, yaitu bahwa kita bekerja tidak untuk diri kita sendiri, tapi juga memberi manfaat bagi orang lain, yaitu create wealth & social justicedanbagaimana memberikan kemakmuran dan manfaat bagi orang lain.
***
Artikel selengkapnya dapat dibaca di Majalah Bisnis EXCELLENT, edisi Agustus 2011.


Pagi itu di sebuah ruangan ibadah berisi lebih kurang 30 muda mu…Read more
Jadilah Seorang Pembujuk yang Tidak Me…Read more
Petang itu dalam sebuah meeting yang …Read more
Ketika saya mulai mempelajari tentang manajemen waktu beberapa t…Read more