Highlight

MARIO PANGESTU : Menghadirkan Kembali ILP

Bisnis waralaba adalah format bisnis yang relatif baru di Indonesia. Ditambah lagi dengan keadaan zaman yang selalu berubah, pertanyaan penting yang perlu dijawab adalah: apakah eksekutif-eksekutif muda perusahaan mampu menghadapi semua tantangan-tantangan yang diberikan oleh pa

MARIO PANGESTU : Menghadirkan Kembali ILP

sar nasional maupun internasional? Di usia ke-23, Mario Pangestu mendapat kepercayaan untuk menangani bidang franchise dan marketing di ILP. Mari kita liput bagaimana pandangan-pandangannya dalam menghadapi era digital ini dalam setting bisnis waralaba.

 

Lembaga nasional pendidikan bahasa asing yang dapat bertahan lebih dari 3 (tiga) dekade di Indonesia tidaklah banyak. Dari sekian banyak perusahaan yang gugur, International Language Programs (ILP) sampai sekarang masih berdiri di Indonesia sebagai salah satu lembaga pendidikan bahasa asing yang tertua di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1977, ILP telah menjadi sebuah perusahaan di bidang pendidikan bahasa asing yang berpengalaman dan mahir dalam bidangnya. Dengan demikian, apakah eksekutif muda seperti Mario Pangestu mampu mengikuti dan juga melampaui eksekutif-eksekutif sebelum-sebelumnya yang sudah mahir dalam bidangnya? Rencana apa yang ia pikirkan untuk menerobos tembok tantangan ini? Berikut ini adalah wawancara EXCELLENT dengan Mario Pangestu:

 

Bagaimana Anda bisa berada di ILP saat ini?

Sebelum saya kerja di sini (ILP), saya berkecimpung di beberapa small businesses yang menurut saya pada saat itu mempunyai potensi bisnis yang besar. Namun dengan berjalannya waktu, saya sadar bahwa tempat saya yang tepat bukanlah terletak pada bisnis-bisnis tersebut. Saya mempunyai ambisi untuk mengedukasikan serta membuat bangsa kita menjadi bangsa maju dan kompetitif di kalangan masyarakat dunia. Setiap kali saya keluar negri saya merasa malu, bangsa kita adalah bangsa yang kaya raya sekali, namun kekayaan tersebut tidak digunakan secara efisien. Saya sadar bahwa salah satu dari penyebabnya adalah kurangnya kapasitas sumber daya manusia masyarakat Indonesia dalam mengikuti zaman

 

Artikel selengkapnya dapat Anda temukan di Majalah Bisnis EXCELLENT edisi Mei 2011.

tgh

Artikel Lainnya

artikel

Nukegraphic - Web Design and Development
Focal Point Coaching
PAULISTA SHOES
MIS
AJ Bakery
www.elliessutrisna.com
Blomst
Wealthy Billionaire
Excellent Learning Center
PROLINK
Video Art Indonesia
HOTLINER
HDP
HOP HOP
Twitter EXCELLENT BUSINESS MAGZ
Facebook EXCELLENT BUSINESS MAGZ
HDO
Scanie
Buku KOMPILASI
Prima Graphia
EXCELLENT BUSINESS MAGZAvailable Space