
Pada artikel kali ini, saya akan mencoba menelaah, apa yang dilakukan oleh Sales / Marketer pada saat melakukan kunjungan (appointment) ke customer. Hal yang paling rutin dilakukan adalah kita sebagai seorang Sales

/ Marketer akan melakukan chit chat ringan, dari bertanya mengenai apa yang menjadi kendala dari pemakaian produk / jasa yang kita tawarkan, men-follow up lebih jauh feed back dari penggunaannya, kemudian mencoba meng-up grade nilai kontrak, menginformasikan produk / jasa terbaru dari perusahaan kita hingga hanya bercakap-cakap seputar kejadian aktual atau mungkin saja waktu pertemuan tersebut hanya diisi dengan bergosip mengenai selebriti favorit. Semua hal tersebut mengalirkan keakraban, customer pasti happy, merasa diperhatikan dan mempunyai teman ngobrol. Tetapi coba kita simak lebih jauh apakah itu memberikan nilai lebih untuk bisnis mereka (customer)? Sekilas terasa itu adalah hanya untuk kepentingan kita saja dalam me-maintain mereka. Lantas bagaimana kita bisa membantu mengkatrol bisnis yang mereka jalankan? Karena bagaimanapun, maju mundurnya bisnis mereka akan berimbas pula kepada kerja sama bisnis dengan (perusahaan) kita.
Sebenarnya ada hal terpenting yang bisa kita perbuat selain bertindak sebagai konsultan / advisor selaras bidang indutri mereka, yaitu berlakukah menjadi seorang match maker atau mak comblang bagi perusahaan mereka. Kita bisa berbagi customer / network yang kita miliki dan tentunya yang sesuai dengan core business mereka. Disertai dengan itikad baik, tanpa mengharapkan imbalan apapun seperti komisi atau bonus apabila kita sukses menjembataninya di kemudian.hari. Saya garansikan, hal tersebut akan membuat mereka sangat happy dan memberikan apresiasi lebih meski pada akhirnya tidak menampakkan hasil sekalipun. Selain berpikir bahwa kita mempunyai sense of belonging yang tinggi, akan terasa juga bagi mereka betapa tidak egoisnya kita. Tidak hanya menuntut sesuatu (kontrak) tetapi bisa memberi celah bisnis alias berkontribusi untuk bisnis mereka. Coba pikirkan, siapa yang akan menangguk keuntungan pada akhirnya, apabila mereka berhasil mempunyai proyek bisnis dengan perusahaan / individu lain dari referensi kita tersebut?
Artikel selengkapnya dapat Anda temukan di Majalah Bisnis Excellent edisi Maret 2011.


Pagi itu di sebuah ruangan ibadah berisi lebih kurang 30 muda mu…Read more
Jadilah Seorang Pembujuk yang Tidak Me…Read more
Petang itu dalam sebuah meeting yang …Read more
Ketika saya mulai mempelajari tentang manajemen waktu beberapa t…Read more