
Apa yang menjadi nyata dan konkrit di hadapan mata kita adalah perwujudan dari sebuah ide atau gagasan. Mengelola suatu bisnis sudah seharusnyalah berawal dari perencanaan sebelum akhirnya melaksanakan eksekusinya. Hal ini berlaku pula di bidang

bisnis pariwisata.
Adhi Tirtawisata, ikon di industri pariwisata Indonesia berbagi cerita tentang konsep bisnis di dunia pariwisata yang diterapkan di Panorama Leisure Group dan bagaimana ia menjalankan bisnisnya.
Kiprahnya di industri pariwisata dimulai pada tahun 1961, ketika ia bekerja di PT. IASA Tours and Travels, bagian penjualan tiket pesawat udara. Setahun kemudian, 1962, setelah gelar Sarjana Hukumnya diraih di Universitas Indonesia, ia mencoba mempraktekkan ilmunya dengan menjalani profesi sebagai pengacara. Tidak bertahan lama, hanya sekitar dua tahun saja ia menjalaninya, sebelum akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke dunia pariwisata secara total. Perpindahan ini ia lakukan karena begitu banyak nilai-nilai kehidupan yang selama ini ia pegang berlawanan dengan kenyataan yang ia hadapi di dunia peradilan.
Adhi pun melakoni pekerjaannya di PT. IASA Tours and Travels hingga tahun 1965. Dari sinilah modal bagi Adhi untuk mendirikan DJAJA Travel. Sayangnya, perusahaan baru ini tidak bertahan lama, hanya setahun saja. Tahun 1966, ia menggabungkan DJAJA Travel dengan PT. ASIA EXPRESS. Hal ini terjadi karena peraturan pemerintah yang merampingkan jumlah perusahaan biro perjalanan di Jakarta. Nilai plus Adhi bersama DJAJA Travel waktu itu di mata PT. Asia Express adalah banyaknya pelanggan yang Adhi miliki. Perusahaan gabungan ini berjalan cukup lama hingga 1970.
Kepercayaan diri Adhi untuk mendirikan sebuah perusahaan biro perjalanan kembali tumbuh. Ia kemudian memisahkan diri dari PT. Asia Express dan mendirikan CV. Batemuri. Di sinilah ia merintis wisata keliling Jakarta alias city tour yang hingga saat ini masih berlangsung. Memegang lisensi dari Gray Line World Wide, sekarang namanya berubah menjadi Gray Line Jakarta Daily City Sightseeing Tour. Tahun 1971, status CV. Batemuri berubah menjadi PT. karena perkembangan usaha tersebut.
Artikel selengkapnya dapat Anda temukan di Majalah Bisnis Excellent edisi Maret 2011.


Pagi itu di sebuah ruangan ibadah berisi lebih kurang 30 muda mu…Read more
Jadilah Seorang Pembujuk yang Tidak Me…Read more
Petang itu dalam sebuah meeting yang …Read more
Ketika saya mulai mempelajari tentang manajemen waktu beberapa t…Read more