Highlight

MENABUR KESABARAN, MENUAI KEUNTUNGAN

 

Dalam perjalanan pagi menuju kantor, ketika angan sedang asyik bermain menyusun ke mana arah langkah satu hari, tiba-tiba pandangan mata saya terhenti pada satu kalimat yang tertulis di bawah kaca depan salah satu Metro Mini yang melaju berlintas

MENABUR KESABARAN, MENUAI KEUNTUNGAN

an arah. “YOU NEED THE TIME, I NEED THE MONEY”, begitulah kalimat yang tertera di sana. Sesaat tertegun menyimak arti harfiahnya, timbul rasa geli menyeruak di hati sehingga mau tak mau seringai kecil tak tertahankan menghias bibir. Kalimat yang aneh, selintas saja saya menyimpulkan. Namun alih-alih melupakan, malah membuat saya mencoba memahami makna apa yang terkandung di dalamnya. Pikiran saya langsung menebak, mungkin sang sopir cerdik tersebut berharap banyak dengan memasang tulisan itu, ia berupaya meminta pengertian dari para penumpangnya, memakluminya manakala harus “ngetem” lama mencari / menunggu penumpang lain ataupun pada saat ia selalu berhenti sesaat menaikkan & menurunkan penumpangnya. Dengan kata lain, meskipun sebenarnya para penumpang ingin secepat mungkin sampai ke tujuan, namun apa daya akhirnya mereka harus rela bersabar dan memendam kekesalan, demi sang sopir yang lagi mengejar setoran.

 

Seketika pikiran saya terbelah. Bagaimana tidak, kondisi seperti ini berbanding terbalik dengan kepentingan para pebisnis yang mengutamakan waktu adalah segalanya. “TIME IS MONEY”, begitu mereka merefleksikan waktu sebagai faktor penentu dari keuntungan yang akan mereka terima. “SIAPA YANG CEPAT, DIALAH YANG DAPAT”, juga diimani dari kecepatan waktu mendapatkan celah bisnis ber-profit yang akan dibina. Sebegitu perkasanyakah waktu mematok segala kegiatan bisnis? Andaikan begitu, kasihan sekali penumpang yang juga merupakan seorang pebisnis. Mereka kehilangan banyak waktu karena harus menunggu ego sang sopir, berarti pula mereka harus merelakan keuntungan pergi dari dekapan.

 

Kembali pikiran saya bermain, menelaah segala keuntungan dan kerugian yang bisa dibentuk oleh namanya “WAKTU”. Kali ini diaplikasikan ke dunia yang saya tekuni, yakni dunia Sales & Marketing. Bukankah malah kita (yang ber-persepsi seperti penumpang Metro Mini itu) yang merelakan waktu untuk bisa lebih bersabar menghadapi segala kepentingan customer-nya lah yang nantinya menuai keuntungan?.  Lah, bagaimana bisa sih? Ayo, jangan protes dahulu, mari kita telaah bersama.

 

Artikel selengkapnya dapat Anda temukan di Majalah Bisnis EXCELLENT edisi Desember 2010-Januari 2011.

Meiga L. Mulyaman

Artikel Lainnya

artikel

Nukegraphic - Web Design and Development
Focal Point Coaching
PAULISTA SHOES
MIS
AJ Bakery
www.elliessutrisna.com
Blomst
Wealthy Billionaire
Excellent Learning Center
PROLINK
Video Art Indonesia
HOTLINER
HDP
HOP HOP
Twitter EXCELLENT BUSINESS MAGZ
Facebook EXCELLENT BUSINESS MAGZ
HDO
Scanie
Buku KOMPILASI
Prima Graphia
EXCELLENT BUSINESS MAGZAvailable Space