
Pada artikel edisi lalu, saya membagikan beberapa trik efektif untuk membuat satu phone call bisa menjadi satu appointment. Karena sehebat apapun seorang Sales / Marketer berupaya meyakinkan kesahihan produknya

, tetap saja terasa kurang afdol kalau tidak ada kontak langsung dengan customer. Pernah mendengar ungkapan “sekali melihat lebih baik daripada seratus kali mendengar?”
Kontak per telepon yang berujung dengan janji temu, merupakan pintu gerbang menuju ke arah hasil akhir yang diinginkan, yaitu memperoleh trust atau kepercayaan dari customer, dengan kata lain kita sudah berhasil melangkah separuhnya “memegang” mereka untuk melakukan perjanjian kerja sama bisnis.
Hanya saja, terkadang setelah bertemu dengan mereka (customers), malah timbul persoalan yang tidak diharapkan. Mereka malah mundur teratur dan tidak tertarik untuk berbisnis dengan perusahaan kita. Kok bisa? Something wrong with us? Ya, bisa jadi. Kemungkinan faktor terbesarnya adalah dikarenakan ekspektasi yang begitu besar dari mereka akan performance kita pada saat sebelum bertemu. Dan mereka tidak memperolehnya ketika saat kontak langsung terjadi.
Ingat, seorang Sales / Marketer adalah lini terdepan dari satu perusahaan. Image sekaligus representatif dari perusahaan. Jika tidak bisa memberikan first impression yang bagus, bagaimana mungkin customer mau memberikan kepercayaan untuk berbisnis dengan perusahaannya? “Lha wong, Sales / Marketer-nya saja seperti itu, gak bakalan jauh deh, pasti begitu juga perusahaannya”, kira-kira pemikiran (alasan) yang muncul dalam benak customer seperti inilah pada akhirnya menjauhkan rejeki yang telah terbentang di depan mata. Hmm, ternyata gampang-gampang susah juga ya menaklukkan customer itu.
Artikel selengkapnya dapat Anda temukan di majalah EXCELLENT edisi Oktober 2010.


Pagi itu di sebuah ruangan ibadah berisi lebih kurang 30 muda mu…Read more
Jadilah Seorang Pembujuk yang Tidak Me…Read more
Petang itu dalam sebuah meeting yang …Read more
Ketika saya mulai mempelajari tentang manajemen waktu beberapa t…Read more