
Joseph Buntaran[1]
Bisnis Retail dan Idul Fi

tri
Idul Fitri sudah ada di depan mata. Di berbagai pusat perbelanjaan sudah tampak aktivitas belanja untuk menyambut datangnya hari raya tersebut. Apa sebetulnya yang terjadi di balik bisnis retail pada masa-masa seperti ini? Bagaimana seharusnya para retailer menyikapi kondisi demikian? Apa saja tantangan yang mereka hadapi?
Pada kesempatan kali ini, Joseph Buntaran berbagi opini kepada Anda ketika ditemui oleh EXCELLENT beberapa waktu lalu di kantornya.
Apa pemahaman Bapak Buntaran terhadap bisnis retail?
Saya diberi ilustrasi sangat simpel tentang retail saat saya pertama kali bergabung dengan Makro hampir 20 tahun yang lalu. Retail itu seperti sebuah kotak sepatu. Retail yang saya mengerti awalnya adalah suatu tempat di mana kita berperan sebagai channel atau distributor dari suatu barang. Di dalam kotak inilah barang masuk dari supplier, kita taruh/pajang, ada customer datang, beli dan bawa keluar. Itu ilustrasi sederhananya. Sebenarnya retail itu very simple, dan harus simple serta dituntut memiliki efektivitas dan efisiensi yg sangat tinggi.
Konsep yang diajarkan di Makro waktu itu begini, untuk mendapat untung 10, lebih baik menjual ke sepuluh orang dengan profit masing-masing satu ketimbang menjual ke satu orang dengan profit sepuluh. Jadi telah dikondisikan bahwa kita berbicara tentang volume. Tidak seperti toko dengan segmented customer yang sekali belanja barang tertentu dapat menyumbang profit yg besar. Jadi kita juga mengkondisikan diri saat mencari barang dan men-display barang tersebut harus diupayakan seefisien dan seefektif mungkin. Itu awalnya pembelajaran saya tentang retail.
Kita mulai berbicara lebih detail. Kita lebih diuntungkan waktu itu punya database keanggotaan. Makro punya kartu anggota. Lewat ini (database keanggotaan) kita bisa tahu apa saja kebutuhan para pelanggan kita, apa sih ekspektasi mereka saat berbelanja. Saya cenderung membangun assortment berdasarkan ekspektasi pelanggan yang berkenan menjadi anggota Makro saat itu.
Artikel selengkapnya dapat Anda temukan di Majalah Bisnis EXCELLENT edisi September 2010.
[1]Joseph Buntaran, Comercial Director – Food PT. Lotte Shopping Indonesia, salah satu praktisi bisnis retail di Indonesia.


Pagi itu di sebuah ruangan ibadah berisi lebih kurang 30 muda mu…Read more
Jadilah Seorang Pembujuk yang Tidak Me…Read more
Petang itu dalam sebuah meeting yang …Read more
Ketika saya mulai mempelajari tentang manajemen waktu beberapa t…Read more