Highlight

KORNELIA LAURENSIA : Dari Jatuh Hingga Bangun Lagi

 

Dari Jatuh Hingga Bangun Lagi

 

Seorang wanita muda ditinggalkan oleh kedua rekan bisnisnya. Yang tersisa adalah perjuangan selama setahun yang nyaris tanpa hasil.

KORNELIA LAURENSIA : Dari Jatuh Hingga Bangun Lagi

Ia pun mengobarkan kembali sepercik asa yang masih tersisa.

 

Kenyataan pahit inilah yang harus dialami oleh Kornelia Laurensia. Siang itu, EXCELLENT menemui wanita cantik ini di kantornya di Komplek Duta Harapan Indah. Ditemani sang suami, Lauren bercerita tentang perjalanan jatuh bangun yang dialaminya dalam berbisnis.

Sebuah Titik Awal: Melihat Kekurangan

Tahun 2002, Lauren menamatkan kuliahnyadi University of South Australia, Adelaide – South Australia. Setelahnya ia bekerja di sebuah perusahaan furniture. Ia bertanggungjawab mengurus bagian ekspor barang-barang furniture. Selang enambulan, ia mengundurkan diri lantaran merasa tidak cocok dan jenuh dengan pekerjaan back-office.Kemudian Lauren menjejakkan kakinya di Sari Jaya Grouppada tahun 2003, menggeluti bidang marketing untuk transaksi mata uang asing/ Forex. Dalam hati, ia menyadari bahwa ia menyukai bidang ini yang membuatnya bertemu dengan banyak orang, juga sangat mengasah kemampuan di bidang ekonomi dan perbankan.

Walaupun ia menyukai pekerjaannya, namun ia hanya bertahan satu tahun. Kemudiania mulai menjalankan bisnisnya sendiri, karena keinginannya yang besar untuk memiliki usaha sendiri. Pada waktu ituia melihat banyak anak-anak bahkan sampai remaja yang gandrung dengan boneka-boneka lucu yang berkarakter binatang. Ia pun mendatangkan boneka dari RRC dan mengambil sebagian dari pabrik di Jakarta. Bisnis yang satu ini diakuinya lumayan berhasil.Promosi dan pameran-pameran retail rutin diikuti, baik yang di mall, maupun di pusat pertokoan.

Terkadang juga ada rasa jenuh yang timbul saat itu, ada keinginan untuk kembali ke bekerja di perusahaan, dan mencari bidang pekerjaan yang cocok. Setelah itu, ia masuk ke dalam sebuah perusahaan otomotifdi Jakarta. Ternyata ia sangat menyukai bidang ini. Ia juga melihat prospek yang cerah di bidang otomotif. Maka ia pun mengatakan kepada dirinya sendiri, “Inilah chance sayauntuk maju dan berkembang”.

 

 

Artikel selengkapnya dapat Anda temukan di majalah bisnis EXCELLENT edisi 07/ September 2010.

tgh

Artikel Lainnya

artikel

Nukegraphic - Web Design and Development
Ebusinessmagz
Twitter Excellent
Komunitas Wirausaha Excellent
Seminar Excellent
Facebook EXCELLENT BUSINESS MAGZ
Scanie
TV Excellent