
“Bu, saya sudah pasti tidak mungkin kaya, karena memang saya dilahirkan dengan urat miskin dan tulang melarat. Jadi apapun yang saya lakukan, hasilnya akan sama saja dan rasanya tidak mungkin saya keluar dari kemiskinan ini,” ujar seo
rang bapak.
Wah saya sangat terkejut mendengar kalimat itu. Saya perhatikan bapak yang berdiri dihadapan saya ini. Tubuhnya berperawakan sedang, wajahnya suram dan sorot matanya menunjukkan kepasrahan. Kemudian saya bertanya “Apakah bapak pernah memiliki keinginan untuk keluar dari kemiskinan ?”
“Ya, pasti donk, bu. Tapi ‘kan tidak mungkin, bu, dari kecil, orang tua saya juga mengatakan bahwa orang-orang kecil seperti kita ini yah pasti akan selalu miskin. Bahkan banyak yang malah menjadi semakin miskin. Sedangkan orang-orang kaya itu semakin kaya,” katanya membela diri
Semenjak saya menjadi seorang Business Success Coach dan menjadi Trainer, saya menjadi orang yang sering memperhatikan kalimat-kalimat dan pemilihan kata-kata yang digunakan oleh orang-orang yang saya ajak bicara.
Sehingga saya sedikit banyak sudah dapat memperkirakan akan seberapa mudah saya membimbing mereka, apabila dibutuhkan.
Coba kita perhatikan: Apabila seseorang sudah mengatakan bahwa sekeras apapun mereka berusaha, kemudian hasilnya sama saja, menurut Anda, apakah mereka akan berusaha lebih keras ? Apakah mereka akan mempelajari sesuatu atau mencoba sesuatu dengan cara lain apabila yang pertama hasilnya kurang baik? Benar sekali. Pasti jawabannya adalah TIDAK.
Mari kita simak cerita ini. Ada 2 orang. Kita sebut saja mereka sebagai A dan B. Mereka bekerja di sebuah perusahaan yang sama selama 2 tahun dan selalu pergi dan pulang kantor bersama-sama.
Artikel selengkapnya dapat Anda temukan di Majalah Bisnis EXCELLENT edisi 06, Agustus 2010.


Pagi itu di sebuah ruangan ibadah berisi lebih kurang 30 muda mu…Read more
Jadilah Seorang Pembujuk yang Tidak Me…Read more
Petang itu dalam sebuah meeting yang …Read more
Ketika saya mulai mempelajari tentang manajemen waktu beberapa t…Read more